Kamis, 06 Desember 2018

Resume Pertemuan 4

iNSTALASI MEDIA TRANSMISI JARINGAN
  
Media transmisi adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data. Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.
 Jenis media transmisi ada dua, yaitu Guided dan Unguided. Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel. Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang. 

 PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA
 
  Terdapat beberapa alat yang digunakan untukmembangun sebuah jaringan komputer sederhana:
1. Laptop / Komputer / End Device
2. Media Transmisi
3. Perangkat Jaringan

LANGKAH – LANGKAHPEMBUATAN J ARINGAN SEDERHANA:


  Jaringan komputer sederhana, merupakan jaringan komputer yang terdiri dari dua atau beberapa  komputer, dimana setiap station atau komputer yang terdapat di dalam lingkungan jaringan tersebut bisasaling berbagi (peer to peer).


  Langkah - Langkah Crimping Kabel



     Jika kita ingin membuat membuat sebuah jaringan LAN,kita memerlukan banyak bahan.Salah satunya adalah kabel UTPadalah UTP singkatan dari “unshielded twisted pair” yaitu jenis kabel ini terbuat dari bahan penghantar tembaga, mempunyai isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang dapat melindungi dari api dan juga kerusakan fisik, kabel UTP sendiri terdiri dari 4 pasang inti kabel yang saling berbelit dimana masing-masing pasang mempunyai kode warna berbeda.Kabel UTPPada jaringan LAN dikenal dengan 2 jenis tipe penyambungan kabel UTP yaitu kabel STRAIGHT dan kabel CROSSOVER.Perbedaan antara keduanya adalah susunan warna kabelnya dll. 


1.Fungsi Kabel STRAIGHT
 Penggunaan kabel STRAIGHT adalah sebagai berikut :
          #.Menghubungkan antara computer dengan switch
          #.Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
          #.Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
          #.Menghubungkan switch ke router


2.Fungsi Kabel CROSSOVER
 Penggunaan kabel CROSSOVER adalah sebagai berikut :
          #.Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
          #.Menghubungkan 2 buah switch
          #.Menghubungkan 2 buah hub
          #.Menghubungkan switch dan hub
          #.Menghubungkan computer dengan router

    
Cara Mengcrimping kabel STRAIGHT dan CROSSOVER  

A.Alat dan Bahan
   Dibawah ini adalah alat dan bahan yang digunakan mencrimping kabel :


   1.Tang Crimping


       
   
      Tang Crimping digunakan untuk memotong kabel UTP dan untuk menjepit ujung
        konektornya.Alat ini adalah alat yang penting pada saat mencrimping kabel.



   2.Kabel UTP

      


        
Kabel UTP yang kita gunakan untuk saling menghubungkan jaringan internet dan
        didalam kabel UTP ada kabel kecil dengan warna berbeda-beda.



   3.LAN Tester





        LAN Tester adalah alat untuk menguji hasil crimpingan kabel kita, kalau
        krimpingan kita salah maka lampu di Lan Tester ini tidak akan menyala dan
        kalau hasil crimpingan kita sudah benar maka lampu di Lan Tester akan menyala
        dengan otomatis


   4.Konektor RJ-45


  

        Konektor adalah alat yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel
        dapat kita pasang pada port LAN. Konektor RJ-45 harus dipasangkan pada ujung
        kabel UTP apabila tidak maka Kabel UTP tidak akan berguna.  



B.Mengcrimping Kabel

 
    1.Kupas bagian ujung kabel UTP,jangan terlalu panjang dan jangan terlalu pendek
   


    2.Buka dan luruskan kabel UTP tersebut
    3.Urutkan kabel sesuai kabel yang diinginkan



       -> Kabel Straight




                                           Ujung A                   Ujung B
                                       Putih Orange            Putih Orange
                                       Orange                     Orange
                                       Putih Hijau               Putih Hijau
                                       Biru                          Biru
                                       Putih Biru                 Putih Biru
                                       Hijau                        Hijau
                                       Putih Coklat              Putih Coklat
                                       Coklat                       Coklat
       

-> Kabel CrossOver
       


                                             Ujung 1               Ujung 2
                                        Putih Orange        Putih Hijau
                                        Orange                 Hijau
                                        Putih Hijau           Putih Orange
                                        Biru                      Biru
                                        Putih Biru             Putih Biru
                                        Hijau                    Orange
                                        Putih Coklat          Putih Coklat
                                        Coklat                   Coklat     
    4.Masukan kabel yang sudah disusun ke konektor RJ-45


 
    5.Jepit dengan kuat ujung konektor dengan menggunakan tang crimping


    6.Tes dengan LAN Tester


Catatan : Pada saat menjepit konektor usahakan jaket kabel berada didalam konektor

              


 sumber:http://mohamadmiftahhudin.blogspot.com/2018/04/instalasi-media-transmisi-jaringan.html

Resume Pertemuan 2

IP Address dan Subnetting


IP address merupakan alamat dari sebuah komputer yang dibentuk oleh sekumpulan bilangan biner
sepanjang 32 bit, yang dibagi atas 4 bagian. IP address merupakan sebuah indetitas dari host pada
jaringan komputer. IP address yang digunakan untuk keperluan LAN/intranet disebut sebagai IP address local. Sedangkan IP address yang digunakan untuk keperluan internet disebut IP address public.


Alasan Melakukan Subnetting


Mengalokasikan IP address yang terbatas supaya lebih efisien. Jika internet terbatas oleh alamat-alamat di kelas A, B, dan C, tiap network akan memliki 254, 65.000, atau 16 juta IP address untuk host devicenya. Walaupun terdapat banyak network dengan jumlah host lebih dari 254, namun hanya sedikit network (kalau tidak mau dibilang ada) yang memiliki host sebanyak 65.000 atau 16 juta. Dan network yang memiliki lebih dari 254 device akan membutuhkan alokasi kelas B dan mungkin akan menghamburkan percuma sekitar 10 ribuan IP address.



Alasan kedua adalah, walaupun sebuah organisasi memiliki ribuan host device, mengoperasikan semua device tersebut di dalam network ID yang sama akan memperlambat network. Cara TCP/IP bekerja mengatur agar semua komputer dengan network ID yang sama harus berada di physical network yang sama juga. Physical network memiliki domain broadcast yang sama, yang berarti sebuah medium network harus membawa semua traffic untuk network. Karena alasan kinerja, network biasanya disegmentasikan ke dalam domain broadcast yang lebih kecil – bahkan lebih kecil – dari Class C address.
 

Tujuan Subnetting


Tujuan dari subnetting adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengefisienkan pengalamatan (misal untuk jaringan yang hanya mempunyai 10 host, kalau kita menggunakan kelas C saja terdapat 254 – 10 =244 alamat yang tidak terpakai).
  2. Membagi satu kelas network atas sejumlah subnetwork dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
  3. Menempatkan suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak. Menempatkan suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak.
  4. Untuk mengatasi masalah perbedaaan hardware dengan topologi fisik jaringan.
  5. Untuk mengefisienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan penggunaan IP Address.
  6. Mengatasi masalah perbedaan hardware dan media fisik yang digunakan daam suatu network, karena Router IP hanya dapat mengintegrasikan berbagai network dengan media fisik yang berbeda jika setiap network memiliki address network yang unik.
  7. Meningkatkan security dan mengurangi terjadinya kongesti akibat terlalu banyaknya host dalam suatu network.

 


Fungsi Subnetting


Fungsi subnetting antara lain sbb:

  • Mengurangi lalu-lintas jaringan, sehingga data yang lewat di perusahaan tidak akan bertabrakan (collision) atau macet.
  • Teroptimasinya unjuk kerja jaringan.
  • Pengelolaan yang disederhanakan.
  • Membantu pengembangan jaringan ke arah jarak geografis yang menjauh,



Proses Subnetting


Untuk melakukan proses subnetting kita akan melakukan beberapa proses antara lain :

  1. Menentukan jumlah subnet yang dihasilkan oleh subnet mask.
  2. Menentukan jumlah host per subnet.
  3. Menentukan subnet yang valid.
  4. Menentukan alamat broadcast untuk tiap subnet.
  5. Menentukan host – host yang valid untuk tiap subnet.

 


Mengenal Teknik Subnetting


Misalkan disebuah perusahaan terdapat 200 komputer (host). Tanpa menggunakan subnetting maka semua komputer (host) tersebut dapat kita hubungkan kedalam sebuah jaringan tunggal dengan perincian sebagai berikut:
 

Misal kita gunakan IP Address Private kelas C dengan subnet mask defaultnya yaitu 255.255.255.0 sehingga perinciannya sebagai berikut:
 

Network Perusahaan
Alamat Jaringan                      : 192.168.1.0
Host Pertama                          : 192.168.1.1
Host Terakhir                          : 192.168.1.254
Broadcast Address                 : 192.168.1.255
 

Misalkan diperusahaan tersebut terdapat 2 divisi yang berbeda sehingga kita akan memecah network tersebut menjadi 2 buah subnetwork, maka dengan teknik subnetting kita akan menggunakan subnet mask 255.255.255.128 (nilai subnet mask ini berbeda-beda tergantung berapa subnetwork yang akan kita buat) sehingga akan menghasilkan 2 buah blok subnet, dengan perincian sebagai berikut:
 

Network Divisi A
Alamat Jaringan / Subnet A    : 192.168.1.0
Host Pertama                          : 192.168.1.1
Host Terakhir                          : 192.168.1.126
Broadcast Address                 : 192.168.1.127

Network Divisi B
Alamat Jaringan / Subnet B    : 192.168.1.128
Host Pertama                          : 192.168.1.129
Host Terakhir                          : 192.168.1.254
Broadcast Address                 : 192.168.1.255

Dengan demikian dengan teknik subnetting akan terdapat 2 buah subnetwork yang masing-masing network maksimal terdiri dari 125 host (komputer). Masing-masing komputer dari subnetwork yang berbeda tidak akan bisa saling berkomunikasi sehingga meningkatkan security dan mengurangi terjadinya kongesti. Apabila dikehendaki agar beberapa komputer dari network yang berbeda tersebut dapat saling berkomunikasi maka kita harus menggunakan Router.
 

Subnet Mask


Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:



Class
Oktet Pertama
Subnet Mask Default
Private Address
A
1 – 127
255.0.0.0
10.0.0.0 – 10.255.255.255
B
128 – 191
255.255.0.0
172.16.0.0 – 172.31.255.255
C
192 – 223
255.255.225.0
192.168.0.0 – 192.168.255.255



Subnetmask diperlukan oleh TCP/IP untuk menentukan apakah suatu jaringan yang dimaksud adalah termasuk jaringan lokal atau non lokal.


Network ID dan host ID di dalam IP address dibedakan oleh penggunaan subnet mask. Masing-masing subnet mask merupakan pola nomor 32-bit yang merupakan bit groups dari semua (1) yang menunjukkan network ID dan semua nol (0) menunjukkan host ID dari porsi IP address.

Kelas IP Address
BIT SUBNET (Default)
SUBNETMASK (Default)
A
11111111 00000000 00000000 00000000
255.0.0.0
B
11111111 11111111 00000000 00000000
255.255.0.0
C
11111111 11111111 11111111 00000000
255.255.255.0



Jangan bingung membedakan antara subnet mask dengan IP address. Sebuah subnet mask tidak mewakili sebuah device atau network di internet. Subnet mask digunakan untuk menandakan bagian mana dari IP address yang digunakan untuk menentukan network ID. Anda dapat langsung dengan mudah mengenali subnet mask, karena octet pertama pasti 255, oleh karena itu 255 bukanlah octet yang valid untuk IP address class.



          Terdapat aturan-aturan dalam membuat Subnet Mask:
Angka minimal untuk network ID adalah 8 bit. Sehingga, oktet pertama dari subnet pasti 255.



  1. Angka maksimal untuk network ID adalah 30 bit. Anda harus menyisakan sedikitnya 2 bit untuk host ID, untuk mengizinkan paling tidak 2 host. Jika anda menggunakan seluruh 32 bit untuk network ID, maka tidak akan tersisa untuk host ID. Ya, pastilah nggak akan bisa. Menyisakan 1 bit juga tidak akan bisa. Hal itu disebabkan sebuah host ID yang semuanya berisi angka 1 digunakan untuk broadcast address dan semua 0 digunakan untuk mengacu kepada network itu sendiri. Jadi, jika anda menggunakan 31 bit untuk network ID dan menyisakan hanya 1 bit untuk host ID, (host ID 1 digunakan untuk broadcast address dan host ID 0 adalah network itu sendiri) maka tidak akan ada ruang untuk host sebenarnya. Makanya maximum network ID adalah 30 bit.
  2. Karena network ID selalu disusun oleh deretan angka-angka 1, hanya 9 nilai saja yang mungkin digunakan di tiap octet subnet mask (termasuk 0). Tabel berikut ini adalah kemungkinan nilai-nilai yang berasal dari 8 bit.





BINARY OCNET
DECIMAL
00000000
0
10000000
128
11000000
192
11100000
224
11110000
240
11111000
248
11111100
252
11111110
254
11111111
255



Penghitungan Subnetting


Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah yaitu:

  • Jumlah Subnet.
  • Jumlah Host per Subnet.
  • Blok Subnet.
  • Alamat Host- Broadcast.


Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24 artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Ro
uting) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Sumber Referensi : http://hanafi-richi-ramadhan.blogspot.co.id/2014/05/materi-tentang-subnetting.html

Resume Pertemuan 1


Jenis Jenis Jaringan Komputer Beserta Keterangnnya.

Pernahkah anda Berfikir bagaimana beberpa Komputer komputer di sebuah ruangan atau di sebuah gedung sekalih pun bisa saling terhubung antara satu dengan yang lainnya.
Semua itu terjadi karena adanya sebuah jaringan komputer. Jaringan komputer inilah yang menghubungkan antara dua komputer atau lebih.

Jaringan komputer dapat diartikan sebagai suatu sistem untuk menghubungkan antara dua komputer atau lebih dalam jangkauan tertentu. Sebuah jaringan komputer ini dapat digolongkan menjadi beberapa macam dan di antarnnya adalah.

  1. PAN (Personal Area Network)


Jaringan komputer ini hanya mencakup komputer pribadi dengan berbagai perangkat di sekitarnya misalnya keyboard, mouse, headphone, dll. Jaringan ini biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat pribadi Anda atau menghubungkan ke jaringan internet. Biasanya jaringan ini dibantu dengan adanya teknologi seperti USB ataupun bluetooth untuk menghubungkan antar perangkat.

  2. LAN (Local Area Network)


LAN ini merupakan suatu jaringan komputer yang digunakan untuk mencakup wilayah yang kecil saja. Misalnya mencakup wilayah suatu gedung kantor, sekolah, kampus, atau di dalam rumah. Dalam suatu jaringan LAN terdapat beberapa komputer yang terhubung di mana ada satu unit komputer yang berperan sebagai server atau bank data dan yang lainnya sebagai client.
Antara server dan client tersebut dapat menikmati berbagai fasilitas sama misalnya bertukar file tertentu maupun menggunakan printer yang saling terhubung antara jaringan LAN. Jaringan LAN mempunyai kecepatan untuk melakukan transfer data sebesar 10, 100 dan juga 1000 Mbit/s. teknologi yang digunakan biasanya berupa IEEE 802.3 Ethernet dengan perangkat switch.
  3. WAN (Wide Area Network)

WAN ini dapat menghubungkan beberapa wilayah bahkan hingga mencapai wilayah negara lainnya. Jaringan ini membutuhkan suatu router. WAN ini digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal pada suatu wilayah dengan jaringan lokal lainnya pada wilayah lain.
Sehingga para pengguna komputer di berbagai wilayah tersebut dapat terus berkomunikasi antara satu dengan lainnya. WAN ini biasanya dibangun oleh para organisasi swasta maupun penyedia berbagai layanan internet. WAN biasanya dibangun menggunakan sesuatu yang disebut dengan Leased Line yang harganya sangat mahal. Selain itu, terkadang WAN juga dibangun menggunakan switching sirkuit.
  4MAN (Metropolitan Area Network) 

Jenis jenis jaringan komputer berdasarkan skalanya juga dapat dilihat dari jenis jaringan MAN. Jaringan komputer ini tentu memberikan layanan dengan cakupan wilayah yang lebih luas hingga mencapai 10 hingga 50 KM. Jaringan ini juga mampu memberikan kecepatan yang tinggi saat melakukan transfer data dalam suatu kota tertentu.
Jaringan MAN juga dapat disebut sebagai gabungan dari beberapa jaringan LAN. Jaringan ini sangat cocok untuk dibangun guna menghubungkan beberapa kantor atau pabrik maupun pusat pemerintahan dalam satu kota.
Itulah beberapa jaringan komputer yang dibedakan berdasarkan cakupan area atau jaraknya. Tujuan pembuatan jaringan komputer ini biasanya untuk bekerja sama dan mencapai tujuan tertentu seperti pembagian sumber daya untuk pemakaian CPU, printer, harddisk dll. Selain itu, juga untuk melakukan berbagai komunikasi antar komputer dan juga melakukan akses berbagai informasi yang digunakan bersama-sama.

Kamis, 11 Oktober 2018

Sedikit Profil Saya


Nama                       : Anaz Kurnia Ramadhan
Ttl                            : Jakarta, 28 Januari
Kewanegraan           : Indonesia
Riwayat Pendidikan :

  • SDN Cipedak 01 Pagi
  • SMN 254 Jakarta
  • SMK Bakti 17
  • UBSI

Tugas Tugas Saya

Tugas mandiri :